Tuesday, March 25, 2014

Jika Aku Menjadi Presiden RI : Para perusak Alam akan masuk ke kebun Bin(a)tang

Jika aku menjadi presiden Indonesia, keberadaan flora dan fauna akan saya jaga. Saya tak akan segan-segan menghukum siapa saja yang merusak alam. WHY? Karena Alam adalah salah satu aset negara. Masih jelas di ingatan saya, saat terjadi pembantaian orang utan karena dianggap hama di lahan kelapa sawit. Mirisnya hal tersebut di instruksikan oleh perusahaan negara seberang, Mal*ysi*. Mereka di anggap hama di habitat sendiri, sedih memang. Satu orang utan di bandrol 500ribu sampai 1 juta rupiah, tak aneh banyak warga sekitar berburu. Tak bisa disalahkan juga warga yang membantai, toh mereka hidup di bawah garis kesejahteraan. Uang segitu sangat berharga tentunya. Namun, jika mereka sadar dan masih punya hati hal tersebut tak akan terjadi.

Pengenalan lingkungan sekitar juga harus di lakukan terus menerus, terutama daerah-daerah yang masih memiliki lahan dan hutan. Warga harus diberi tahu pentingnya menjaga kelestarian flora fauna. Jangan sampai eksistensi mereka terancam. Dan kita berhutang pada anak cucu karena mungkin berpuluh-puluh tahun kemudian mereka hanya bisa melihat gambarnya saja. Jika saya menjadi presiden republik Indonesia, UU mengenai flora dan fauna harus ditegakkan lebih lagi. Siapa saja yang secara sengaja merusak alam atau membantai fauna akan saya masukan kebun binatang untuk dihukum selama jangka waktu tertentu mengurus satwa di sana. Biar mereka tahu rasa dan kapok. Secara logika, kita saja hidup di Indonesia numpang di tanah nenek moyang. Kalau bukan kita yang jaga siapa lagi?
by. Desi Lustiani Wahyono

No comments:

Post a Comment