Loh, ngapain lagi nih kok ada presiden yang menyamar menjadi supir truk? Urusannya hanya 1, mencari tahu, kenapa si jalan pantura itu tiap tahun harus diperbaiki?
Bagi saya yang rumah neneknya berada dijalan pantura, saban hari pulang ke Desa Karang Anyar, Pamanukan, pasti deh jalan-jalan itu rusak. tambel sana tambel sini, seperti gembel.
Kalau diperhatikan, masalahnya sebetulnya sederhana, jalanan itu dibuat memiliki batasan tekanan yang bisa diterimanya, makanya ada batasan untuk mobil bermuatan supaya tidak membawa muatan melebihi yang ditentukan.
Jadi kalau presiden menyamar menjadi supir truk, apa sih yang harus dilakukan? Gampang banget, lakukan aja hal seperti ini
- Pastinya jangan bilang-bilang kalau menyamar. (kalau bilang-bilang, semuanya indah laksana surga)
- pasang banyak kamera ditruk.
- Bawa muatan berlebihan, buat mengamati perilaku petugas.
- Setiap masuk ke jembatan timbang, lakukanlah seperti yang biasa dilakukan supir truk biasanya yaitu nge'mel' (semoga istilahnya bener) contoh :
- Kalau ketemu DLLAJR di lampu merah atau depan Pasar Kecamatan, juga jangan lupa ngemel ya (Soalnya, menurut teman yang berprofesi sebagai sopir, kalau tidak ngemel, didepan dicegat, dicatetin nomor polisinya)
- Nah, setiap ngemel, catet deh tuh nama pegawainya, paling tidak fotonya deh (ingat di truk sudah dipasangi banyak kamera)
- Jalanlah dari Jakarta ke Merak, kemudian ke Banyuwanyi dan kembali ke Jakarta lewat jalur selatan (sekalian ngecek)
Kalau sudah melakukan hal itu, mintalah kepada instasi DLLAJR /jembatan timbang setiap kecamatan / provinsi yang melakukan pungutan liar untuk megembalikan uang kepada para supir truk, dengan besar yang sama tanpa menggunakan APBD (duit pribadi). Kemudian pecatlah setiap kepala dinasnya, kalau perlu bupatinya (pasti kecipratanlah, bohong kalau ngga).
Saya yakin dengan rutin melakukan ini, maka ada 1 problem bangsa, satu proyek abadi, yang akhirnya bisa kita selesaikan.
Nih, contoh menarik, dari Perdana Menteri (ini setingkat presiden loh di negara Monarchy Konstitusional) Swedia yang menyamar menjadi supir taksi untuk bisa tau, apa sih yang dialami rakyatnya, apa sih yang diinginkan rakyatnya, apa sih harapan rakyatnya.
Jadi kalau saya jadi presiden RI maka saya akan menyamar menjadi supir truk pantura demi menyelesaikan proyek abadi jalur pantura ini.



No comments:
Post a Comment